SOSIALISASI KURIKULUM 2013, KURIKULUM MINIMALIS

KURIKULUM 2013: MINIMALIS, LEBIH EFISIEN DAN EFEKTIF

DSCN4751Malam ini (Jumat, 1 Februari 2013) Aula Graha Elly’s Uniba Batam Centre yang berkapasitas 4 ribu orang, penuh dipadati para kepala sekolah dan guru se-Kota Batam serta beberapa perwakilan dari lima kota di Provinsi Kepri. Para guru tersebut mengikuti acara Sosialisasi Kurikulum 2013. Acara ini dihadiri oleh wakil menteri pendidikan RI, Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim.

Acara dimulai pada pukul 20.30. Acara diawali dengan seremonial mulai dari tutusan tari persembahan, sambutan Wali Kota Batam, H. Ahmad Dahlan, serta acara inti yaitu sosialisasi kurikulum 2013. Diselingi juga beberapna hiburan berupa lagu-lagu melayu yang dinyanyikan oleh guru dan beberapa siswa di Batam. Acara tersebut juga dihadiri lima kepala dinas pendidikan Provinsi Kepri, wakil gubernur Kepri, Bapak Suryo Respationio, wakil DPR RI utusan Kepri, Bapak Hardi Hood, serta owner Uniba. DSCN4752Sebelum memaparkan mengenai kurikulum baru tersebut, Bapak Musliar menjelaskan bahwa ini adalah provinsi yang ke-lima sosialisasi kurikulum telah beliau lakukan, dan ini adalah audiens terbanyak serta tempat ternyaman. Gemuruh tepuk tangan para peserta langsung menyambutnya. Pada prolognya, beliau menyampaikan bahwa kurikulum pendidikan 2013 sebenarnya bukan barang baru. Kurikulum pendidikan 2013 tidak menghentikan KTSP, tapi menyempurnakannya.DSCN4753DSCN4755Ada banyak alasan kuat mengapa kurikulum pendidikan di Indonesia diperbarui, yaitu 1) Ada beberapa hal yang perlu diajarkan secara formal, namun belum tersentuh oleh kurikulum KTSP; 2) Sementara terdapat beberapa overlapping (tumpang tindih) SK dan KD yang diajarkan; 3) Memunculkan kompetensi baru.

Secara singkat sosialisasi dapat dirangkum sebagai berikut:

1)      Untuk satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD), yang meliputi 10 mata pelajaran diefisienkan menjadi hanya 6 mata pelajaran;

2)      Untuk satuan pendidikan SMP, yang tadinya meliputi 12 mata pelajaran, diefisienkan menjadi 10 mata pelajaran;

3)      Untuk satuan pendidikan SMA yang awalnya 14 – 17 mata pelajaran, menjadi 9 mata pelajaran wajib, ditambah 4 mata pelajaran pilihan.

DSCN4754Khusus untuk SMA dan SMK pelaksanaan UN pada kelas XI, agar di kelas XII para siswa konsentrasi untuk persiapan materi menuju kuliah atau kerja. Untuk SMA tidak lagi dipaksakan penjurusan IPA dan IPS, tapi siswa dibebaskan untuk memilih mata pelajaran pilihan sesuai minatnya. Mata pelajaran pilihannya cenderung ke IPA, matematika, sosial, dan bahasa. Itu dilakukan dari kelas X. Kurikulum 2013 mengedepankan aktivitas siswa untuk bertanya, kritis, serta menemukan, bukan guru yang aktif menjelaskan. Adapun metode pembelajarannya cenderung pada pendekatan tematik integratif.

Oleh wakil menteri, Bapak Musliar, kurikulum 2013 ini disebut sebagai Kurikulum Minimalis, yang  diharapkan lebih efisien dan efektif menghadapi berbagai permasalahan pendidikan di Indonesia. Adapun realisasi kurikulum ini dipastikan berlaku mulai tahun ajaran 2013-2014. Penjelasan dan sosialisasi lebih lanjut akan segera dilaksanakan di tiap kota dan provinsi di Indonesia.

Ani Muslimah, S.S.
Pembina jurnalistik SMA Kartini Batam

 
  • Calendar icon 2 Februari , 2013
  • Category icon Umum

wordpress темы.